Apr 29, 2017

#MemesonaItu Selalu Tampil Segar



Tiga bulan yang lalu, saya pernah menjalani operasi kecil di punggung untuk membuang tahi lalat yang diduga berbahaya. Diduga berbahaya karena bisa menyebabkan penyakit yang ganas seperti kanker kulit jika tidak segera ditanggulangi. (baca : Waspadai Gejala Melanoma Sejak Dini)

Meskipun operasi kecil, dan hanya mendapatkan sedikit jahitan di punggung, Dokter mengharuskan supaya bagian punggung yang dioperasi ini tidak boleh terkena air. Hal ini bertujuan agar luka bekas jahitan cepat sembuh dan tidak  infeksi.  Otomatis, saya jadi tidak bisa mandi secara normal seperti sebelumnya. Tidak bisa menyiramkan air sesuka hati ketika mandi.

Oleh karena itu, supaya aman di badan, saya hanya mandi koboy saja. Alias hanya cuci muka dan mengelap badan saja, untuk melindungi bagian punggung bekas operasi supaya tidak terkena air. Satu hari setelah operasi tidak ada masalah jika tidak mandi. Meskipun akibatnya badan jadi kurang sedap aromanya. Untunglah  dokter mengharuskan saya untuk istirahat satu hari di rumah dan tidak masuk kantor dulu pasca operasi punggung tersebut.

Nah, akan menjadi masalah jika saya masuk kerja tidak mandi atau cuma mandi koboy saja. Kenapa? Yaa karena akan tercium bau yang tidak sedap dari orang yang tidak mandi tentunya. Dan hal ini bisa membuat saya jadi tidak “Percaya Diri” selama bekerja dong. Malu dong, jika bau badan kurang sedap dan orang lain terganggu dengan bau badan saya.

Tapi saya tidak kehabisan akal. Meskipun cuma bisa mandi koboy saat itu, tapi saya tetap bisa tampil segar seperti orang yang sudah mandi.  Dan tidak ada orang lain yang tau, bahwa kenyataannya saya tidak mandi, hehe. Jadi aman damai sentausa dan tidak ada polusi udara yang ditimbulkan oleh  saya. Saya juga tetap percaya diri , bisa semangat bekerja dari pagi sampai sore.

Mau tau kenapa saya tetap segar dan tidak bau badan? Rahasianya adalah karena saya memakai Vitalis Body Scent “Bizarre”. Meskipun saya tidak mandi optimal alias cuma mandi koboy, tapi saya tetap segar, tidak bau, dan tidak lusuh seperti orang yang tidak mandi atau seperti orang sakit.

Saat saya tidak bisa mandi secara optimal pasca operasi punggung, beberapa hari saya hanya mengelap badan dan menyemprotkan Vitalis Body Scent “Bizaree” ke seluruh tubuh saya. Jadi saya tetap segar, wangi dan bisa percaya diri seharian. Saat itu hampir tiga hari saya tidak mandi ketika masuk kantor (*Ups buka rahasia deh, hehe).

Saya sudah lumayan lama memakai produk Vitalis Body Scent ini. Sebelumnya saya pernah memakai Vitalis Body Scent Glamorous dengan varian “Sheer”. Saya memilih “Sheer” pertama karena suka dengan aromanya. Kedua karena saya suka warna ungu dari kemasannya. Ungu My Favorite Color gitu loh, hehe.



Saat ini saya memakai Vitalis Body Scent dengan varian “Bizzare” karena saya suka aromanya , selain itu juga suka kemasan nya yang bergambar bunga warna ungu. Sensasi wangi  dari Vitalis ini bisa  membangkitkan mood saya untuk selalu semangat. Selain itu juga ketika disemprotkan ke seluruh badan, terasa segar. Aromanya tidak terlalu menyengat dan terasa alami.

Bizarre” sesuai dengan kepribadian saya juga loh. “ Sensational scent of Bizarre boosts splendid & fantastic mood in achieving your fullest life”. Well, saya orangnya rada “Moody” jadi kadang perlu “Mood Booster” untuk menggembalikan Mood saya supaya tetap dijalur yang saya harapkan untuk mengisi hidup. Percaya atau tidak, wewangian tertentu yang sesuai dengan selera saya, bisa mempengaruhi mood saya. Kalau saya percaya, hehe... karena saya mengalaminya sendiri. Bagaimana dengan anda?

Jadi karena memakai Vitalis Body Scent “Bizarre” ini, saya bisa beraktifitas normal, meskipun saat itu saya tidak boleh mandi dulu karena badan kurang sehat. #MemesonaItu Selalu Tampil Segar, apapun kondisi saya. Baik saya sedang sakit, sedang banyak masalah, ataupun sedang bad mood. Tapi sebisa mungkin saya bisa menyembunyikan semua itu, supaya orang lain tidak ada yang tahu. #MemesonaItu selalu tampil Segar yang memancarkan aura postitif baik bagi diri sendiri , orang lain, dimanapun, kapanpun selalu ceria dan produktif dalam setiap kesempatan.

Mar 29, 2017

Bangga di Banggai – Mengintip Pesona Luwuk Banggai

sumber gambar : banggaikab.go.id

Menulis adalah salah satu upaya saya dalam mewujudkan mimpi. Salah satu yang menjadi mimpi saya  adalah bisa menjelajah seluruh pulau yang ada di Indonesia. Yah, minimal seluruh pulau besarnya saja.  Kenapa? Karena Indonesia itu Indah. Kalau ditanya, sudah berapa pulau di Indonesia yang pernah saya kunjungi? Masih bisa dihitung dengan jari sih. Pulau yang pernah saya kunjungi diantaranya Sumatera (Palembang), Bangka, Bali dan Sulawesi (Makassar). Kalau pulau  Jawa  tidak termasuk yah, hehe, karena saya lahir dan besar di Pulau Jawa (Jawa Barat). 

Dulu saya mempunyai cita-cita ingin bekerja  di Kementrian, khususnya kementrian Pertanian. Karena saya beranggapan, jika bekerja di level kementrian, tentunya akan sering melakukan perjalanan dinas, bukan hanya dalam Indonesia, tapi bisa jadi luar Indonesia juga. Terbayang dong  pasti seru bisa bekerja sambil jalan-jalan.#MimpiKaliYeee

Tapi saat ini takdir berkata lain, saya hanya bisa bekerja di daerah selevel Kecamatan. Meskipun demikian saya nikmati dan saya  syukuri. Karena meskipun hanya level kecamatan, saya masih bisa mengunjungi dan melihat tempat-tempat yang Indah yang ada di sekitar saya. 

Tapi, bukan berarti karena pekerjaan saya masih di level kecamatan, saya jadi tidak bisa menjelajah Indonesia atau bahkan luar Indonesia dong. Selama masih masuk akal, tidak ada yang tidak mungkin. Sementara ini , mungkin saya baru bisa blusukan ke desa-desa yang ada di Kabupaten Bogor (Jawa Barat). Tapi suatu saat mungkin saya bisa blusukan ke desa-desa yang ada di Luar Jawa Barat, contohnya Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai, #MimpiLagi. Nasib orang tidak bisa ditebak kan? Asal mau usaha, setiap mimpi bisa diwujudkan. #SemogaMimpiSayaJadiNYata

Luwuk Banggai termasuk salah satu tempat yang ingin saya kunjungi, jika ada rejeki, umur dan kesempatan. Awal saya mengetahui tentang Luwuk, Banggai, adalah dari sahabat saya yang tinggal di Makassar. Dia sering berpergian ke Luwuk Banggai, karena merupakan salah satu wilayah Kerjanya Di Kawasan Timur Indonesia. Teman saya bekerja sebagai Manajer Servis Operasioanal di salah satu Perusahaan Swasta.  

Selain itu, saya mengetahui tentang Luwuk, Banggai adalah dari acara di Televisi, yang menampilkan tempat wisata eksotis yang ada di Indonesia. Acara Favorit saya ini adalah My Trip My Adventure. Pada episode yang pernah saya tonton menceritakan tentang petulangan anak-anak Luwuk Banggai. Dari situ saya mulai jatuh hati, bermimpi ingin bisa berkunjung kesana.

Bangga rasanya jika saya bisa berada di Banggai. Jika saya berada di Banggai, akan saya ceritakan kepada Dunia, tentang Banggai melalui tulisan saya ini. Saat ini meskipun saya belum pernah ke Banggai, tapi saya masih bisa dong mengintip  dan menuliskan tentang  seluk beluk Luwuk, Banggai. Mangintip melalui Om Google, hehe.

Luwuk   merupakan ibu kota dari Kabupaten Banggai, di Provinsi Sulawesi Tengah. Luwuk berasal dari kata Luwok dan Huk, yang berarti Teluk. Dahulu tempat ini merupakan pelabuhan Masyarakat Kaleke, Asama Jawa , Soho dan Dongkalan yang dalam perkembangannya kemudian menjadi pusat perdagangan antara Bangsa China, Portugis, Spanyol, Belanda , Arab, Makassar, Filipina dan Maluku.

Motto dari Kota Luwuk  bagus loh,  yaitu Luwuk Kota Berair. “Berair” yang merupakan singkatan dari “Bersih, Aman, Indah dan Rapi”.  Jika melihat Luwuk dari Tayangan di Youtube, dari udara Kota Luwuk  merupakan kota kecil. Jika melihat dari atas pesawat atau melalui drone Kota Luwuk terlihat Indah apalagi jika dilihat ketika malam hari. Kota ini memiliki pantai jernih dengan pantulan warna langit .. Tampak juga pemandangan perbukitan yang bisa memanjakan mata kita. Sebagai Orang Indonesia, bersyukur karena Indonesia mempunyai Luwuk, Banggai. (Meskipun hanya melalui internet, hehe).

Jika saya berkesempatan mengunjungi Luwuk, Banggai, ada beberapa rencana yang ingin saya lakukan, diantaranya adalah:

1. Melihat Burung Maleo
Burung Maleo adalah burung endemik Sulawesi. Burung ini termasuk burung spesies langka yang dilindungi. Burung ini termasuk jenis burung anti poligami (nah para lelaki bisa belajar dari burungi maleo, #OopsNgacoAh). Untuk bisa melihat burung Maleo ini, kita bisa mengunjungi Suaka margasatwa Bangkirang yang jaraknya 56 Km dari Kota Luwuk. Duuhh.. pasti senang deh kalau bisa berkunjung kesana, secara saya sangat menyukai tempat-tempat seperti suaka margasatwa atau Kebun raya yang banyak binatang-binatangnya. (#Mupeng/ Muka Pengan / pake banget /hehe)

Sumber : google.com

 2. Bermain Air
Cuiihhh ! kayak anak kecil aja jauh-jauh ke Luwuk, Banggai cuma buat main air.
Eits, tunggu dulu ini bukan sembarang main air loh. Ini bermain air yang bersejarah. #Ngeyel. Wkwkwk!

Pantai Kilo Limo bisa menjadi rekomendasi untuk dikunjungi. Unik ya nama pantainya “Kilo Limo” bisa menebak gak, apa artinya? Kilo Limo artinya Lima Kilo nama ini diambil karena pantai hanya berjarak sekitar lima kilometer dari pusat kota. Karena dekat, rekomendasi banget nih buat yang akan jalan-jalan ke Luwuk Banggai.
Disini kita bisa melihat pemandangan dan panorama laut yang akan memanjakan mata kita. Bagi yang suka berburu Sunrise, tempat ini jangan sampai dilewatkan untuk dikunjungi.
Nah yang mau bermain air seperti saya, karena airnya jernih dan tenang, pantai Kilo Limo cocok untuk tempat berenang. Yang gak suka berenang, bisa jalan-jalan sambil menikmati udara segar di sepanjang pantai. #DuhPengenKesana

sumber : banggaikab.go.id

Tempat lain yang bisa dikunjungi untuk bermain air adalah Air Terjun Selodik. Konon katanya ini merupakan objek wisata andalan Luwuk Banggai. Nah Air Terjun ini lah yang bikin saya mupeng jatuh hati ingin  ke Luwuk, Banggai. Saya melihatnya di acara My Trip My Adventure. Secara saya hobby banget jalan-jalan ke wisata air terjun. Di sini aja, di Kabupaten Bogor, karena banyak air terjun , saya jadi betah merantau di Bogor,

 Kembali ke Air Terjun Selodik (lupakan Bogor sejenak, hehe). Wisata Air Terjun Selodik , lokasinya berada di Desa Selodik , Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai.  Lokasi air terjun berada di kaki gunung dengan ketinggian 750-1000 mdpl. Pemadangan sekitar air tejun ini sangat indah. Air terjun yang bertingkat-tingkat yang alami. Pepohonan hijau yang mengelilingi sekitar. Udara yang sejuk dan air yang jernih. Cocok banget nih buat yang ingin kabur dari keramaian kota yang sumpek. Yang suka bemain air, berenang atau sekedar berbasah-basah ria, tempat ini wajib dikunjungi.

sumber : media-cdn.tripadvisor.com

3. Berlari-lari manja
Pernah lihat film seri Teletubis ga? Dulu waktu kecil saya suka banget mantengin film teletubis. #Berpelukan!! Bagi generasi yang lahir antara tahun 80-90an kayaknya tahu deh ya.  Dari video yang saya lihat tentang Luwuk, Banggai di Youtube, Di Luwuk Banggai terdapat bukit yang menyerupai bukit-bukit yang ada di film teletubies. Mirip banget, hamparan bukit, hijau bergelombang indah banget deh liatnya.  Bagi yang suka walking-waking atau ingin berlari-lari manja (#KhayalanSaya) atau hanya sekedar selfie sambil memandangi indahnya pemandangan, tempat ini harus dikunjungi.

sumber: http://lifestyle.okezone.com

4. Berpetualang ala Pirates of The Caribbean
Bagi yang suka berpetualang, seperti Jack Sparrow di Pirates of The Caribbean bisa mengunjungi Pulau Dua. Pulau dua adalah pulau cantik yang ada di Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai. Untuk menuju kesana , bisa menyewa perahu, dan waktu tempuhnya tidak lama hanya 10-15 menit dari pusat kota.

Pulau ini memiliki pemandangan yang indah. Sepanjang pantai ditumbuhi pepohonan yang terlihat eksotis dan ada juga bukit kecil sebagai latarnya. Bagi yang suka diving atau snorkling, tempat ini pas banget deh. Namun kalau hanya ingin cuci mata alias melihat-lihat saja ala-ala Jack Sparrow, bisa berjalan santai menikmati angin pantai. Pasti seru deh jika bisa berkunjung ke Pulau Dua ini.

Sumber : Luwuk Post

5. Memanjakan Lidah dengan Kuliner Khas Luwuk Banggai
Konon katanya, menurut orang-orang yang sudah pernah berkunjung ke Luwuk, Banggai, ada beberapa kuliner khas Luwuk Banggai yang sayang jika dilewatkan. Alias harus  dicicipi dan dinikmati. Makanan apakah itu?

Milu Siram Ala Luwuk, merupakan makanan yang terbuat dari jagung. Didalamnya biasanya dicampurkan dengan ikan tuna dan diberi daun bawang serta bawang goreng. Oalah, pasti enak nih, mana ikan tuna tuh ikan kesukaan saya. Menurut orang-orang yang sudah merasakan, menyantap Milu Siram ini akan lebih enak jika dimakan dengan kripik atau perkedel

Pisang Lowe, merupakan goreng pisang yang biasa dimakan dengan sambal terasi. Jadi penasaran, bagaimana rasanya. Mau nyoba?kalau saya mau banget, hehe. Kan biasanya pisang dimakan dengan coklat atau keju, ini dengan terasi, pastilah unik rasanya.

Onyop, makanan dengan bahan dasar sagu. Jika dilihat dari penampakannya mirip bubur sagu. Menurut orang-orang yang pernah menikmati onyop, rasanya dan bentukya mirip Papeda, makanan khas papua. Kalau saya sih belum pernah merasakan, pengen lah icic-icip, #Ngarep.

Sumber : kumpulan gambar di google.com

 6. Menyaksikan Tarian Uwe Kantumuan Mami
Indonesia sangat kaya dengan tarian tradisonalnya. Salah satu tarian yang ingin saya saksikan jika berada di Luwuk, Banggai adalah tari tradisioal Uwe Kantumuan Mami. Tarian ini berasal dari Suku Saluan. Tarian yang berarti “Rotan sumber kehidupan kami”. Tarian ini  mengisahkan  cara hidup dan rasa syukur atas melimpahnya luas hutan dan sumber daya rotan yang merupakan mata pencaharian utama  masyarakat suku Saluan.



Pesona Indonesia memang tidak akan ada habisnya untuk diceritakan kepada dunia. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di Dunia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, memiliki berjuta pesona, alam,  ragam budaya serta kearifan lokalnya. Luwuk Banggai  merupakan satu dari begitu banyak pesona yang ada di timur Indonesia.

Meskipun belum pernah ke Luwuk Banggai, tidak ada salahnya kan mengintip dulu dan mencari informasi tentang Luwuk, Banggai ini. Baru mengintip melalui Om Google aja saya sudah terpesona, apalagi jika bisa benar-benar berada di Luwuk Banggai, pasti akan sangat luar biasa Bangga nya saya jika Berada di Banggai.

Sebagai Penutup, saya ingin menuliskan puisi sederhana untuk Festival Sastra Banggai 2017 (#FSB2017) #LuwukKotaAksara
  
Semakin jatuh cinta dengan bumi Indonesia
Rasa ingin menceritakan pada dunia
Betapa begitu banyak pesona
Di tanah Luwuk Banggai Indonesia


Sumber Referensi:
http://www.mongabay.co.id/2014/09/13/maleo-burung-endemik-sulawesi-yang-masih-menyisakan-teka-teki/
http://www.utiket.com/id/obyek-wisata/luwuk/panduan-wisata-luwuk.html
http://chesachyntia.student.umm.ac.id/2016/08/24/makanan-kota-luwuk-banggai-sulawesi-tengah/
http://kebudayaanindonesia.net/kebudayaan/980/suku-saluan-luwuk-sulawesi-tengah
http://www.kompasiana.com/ipe/pesta-adat-tumpe-batui-desember-2012_551ae20e8133116e0c9de2a4
http://lifestyle.okezone.com/read/2017/01/23/406/1598873/tak-kalah-dengan-selandia-baru-indonesia-juga-punya-lho-bukit-teletubbies

Mar 18, 2017

Visit Tidore Island - Jamrud Berkilau di Timur Indonesia

sumber gambar: IG @visit.tidoreisland (dimodifikasi)


#Nyanyi :
Tanah airku Indonesia, negeri elok amat kucinta...
tanah tumpah darahku yang mulia, yang kupuja sepanjang masa..”.

Pasti tau dong judul lagu dari sepenggal lirik di atas. Lagu tentang betapa indahnya negeri kita Indonesia. Pesona Indonesia yang memukau, dari Sabang sampai Merauke, dari timur ke barat. Negara Kepulauan tebesar di dunia, dengan beragam agama,  suku, bahasa dan budaya yang terbalut dalam Bhineka Tunggal Ika.

Bersyukurlah karena kita dilahirkan di Bumi Indonesia. Terlepas dari segala permasalahan yang sedang melanda negeri saat ini, Jangan sampai memudarkan syukur kita atas segala  anugrah pesona yang ada di negeri tercinta ini.

Salah satu tempat yang elok dan mempesona yang ada di timur Indonesia adalah Tidore. Tidore untuk Indonesia bagaikan jamrud berkilau di timur Indonesia.  Dimana  pada zaman dahulu pulau ini menarik para penjajah seperti Belanda, Spanyol dan Portugis karena kaya akan rempah-rempah melimpah. Dan zaman sekarang pun selain rempah-rempah, tentunya memiliki daya tarik lain. Daya tarik bagi  para wisatawan, baik itu lokal atau mancanegara karena pesona alam, budaya, serta sejarah yang dimilikinya.

Sebelum Islam masuk ke Indonesia, Tidore lebih dikenal sebagai “Kie Duko” yang berarti Pulau yang bergunung api. Dimana penduduk Tidore saat itu masih hidup terpencar dan bersuku-suku. Setiap suku dipimpin oleh kepala suku yang dikenal dengan sebutan “Momole”.

Setelah Islam masuk ke Indonesia sekitar abad ke 14, para kepala suku itu disatukan dalam sebuah Kerajaan Kesultanan, yang dipimpin oleh seorang sultan. Sultan pertama saat itu di Kerajaan Kesultanan Tidore adalah Sultan Jamaluddin.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2003, terbentuklah Kota Tidore Kepulauan yang diresmikan oleh Mentri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia, pada tanggal 31 Mei 2003.

Kota Tidore Kepulauan memiliki luas wilayah 13.862,86 km2 yang terdiri dari lautan seluas 4.746 km2 dan daratan 9.116,36 km2. Wilayah daratan memiiki 12 pulau yang meliputi Pulau Tidore dan beberapa pulau lain disekitarnya dan sebagian wilayahnya mencakup sebagian pulau halmahera juga.

Pulau Tidore sendiri merupakan sebuah gunung api yang menjulang dari permukaan laut yang memiliki ketinggian 1730 meter. Secara topografi Tidore memiliki gunung yang tertinggi di gugusan kepulauan Maluku yang diberi nama “ Kie Mar’ijang ” , yang memiliki arti Gunung atau Pulau yang begitu Indah. Selain itu Tidore juga dimaknai dari rangkaian kata (To dan Adore), To adore yang artinya “aku telah sampai”.

Nah, dari paparan diatas, dulu Tidore menarik negara asing karena rempah-rempahnya, sekarang ditambah lagi dengan pesona budaya dan pesona alamnya. Tidore untuk Indonesia membuat Indonesia semakin "keren" di mata dunia, berkat tempat-tempat Indah yang tersebar di wilayah Indonesia, salah satu nya adalah pesona dari Pulau Tidore.

Tidore pantas dijadikan sebagai destinasi wisata baik itu untuk wisatawan lokal atau pun wisatawan mancanegara. Dengan pemandangan alam yang indahnya akan memanjakan mata yang melihatnya.  Dengan Adat istiadat ragam budaya yang dimilikinya dapat menghibur para wisatawannya. Ataupun dengan peninggalan sejarahnya, wisatawan bisa mengenang kembali masa lalu dengan mengunjungi tempat-tempat besejarah yang ada di Pulau Tidore ini.

Saya pribadi belum pernah ke Tidore, semoga suatu saat ada kesempatan untuk berkunjung kesana. Di Tidore terdapat beberapa tempat wisata alam yang bisa dikunjungi diantaranya adalah:

Pantai Pulau Maitara
Lokasi pulau ini berada di antara Pulau Tidore dan Pulau Ternate. Pantai Maitara bisa ditempuh dalam waktu 5 menit dari pelabuhan Rum (Tidore). Pemandangan dari pulau Maitara dan Pulau Tidore  ini  diabadikan  oleh pemerintah dalam uang pecahan Rp.1000 .

Pantai Ake Sahu ( air panas)
Lokasi pantai ini berada di Kecamatan Timur Tidore. Waktu tempuh menuju lokasi dari pusat kota adalah 15 menit. Daya tarik yang dimiliki di pantai ini adalah adanya sumber mata air panas yang mengalir dari celah bebatuan.

Pantai Cobo
Hamparan pasir yang yang luas menjadi daya tarik pantai ini. Di sekitar pantai terdapat beberapa gazebo, cocok untuk rekreasi keluarga, olahraga dayung dan sky air. Lokasi dari pusat kota berjarak kurang lebih 25 km.

Pantai Rum
Pantai ini bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih 20 menit dari pusat kota. Lokasinya berada di Kecamatan Tidore Utara. Daya tarik dari pantai ini adalah air laut yang jernih serta bersih.

Air terjun Luku Celeng
Lokasinya berada di Dataran Tinggi Kelurahan Kalaodi. Jarak dari pusat pemerintahan Kelurahan Kalaodi adalah 1,5 km. Jadi jika ingin berjalan kaki untuk sekedar berolahraga dan menghirup udara segar serta menikmati pemandanganm tempat ini cocok untuk dikunjungi.

Air Terjun Goheba
Lokasi air terjun ini terletak satu Kelurahan dengan Air Terjun Luku Celeng, yaitu di Kelurahan Kalaodi Kecamatan Tidore Timur. Di sekitar air terjun terdapat pepohonan hijau yang menyejukan mata, dengan air jernih yang mengalir di sungai berbatu.

Air Terjun Sigela
Waktu tempuh menuju lokasi Air Terjun Sigela dari Pelabuhan Sofifi adalah 4 jam. Lokasi air terjun ini berada di Desa Sigela Kecamatan Oba. Pemandangan disini sangat indah karena disekitarnya banyak terdapat pepohonan hijau yang rimbun. Air terjun ini merupakan sumber air bagi beberapa sungai yang berada di desa Sigela.

Nah itulah, enam (6)  dari beberapa tempat wisata alam yang bisa dikunjungi di Tidore. Bagi anda yang suka berpetualang, menikmati alam, ke enam tempat wisata alam tersebut diatas bisa menjadi rekomendasi untuk dikunjungi.

Selain wisata alam, yang menarik lainnya dari Tidore adalah wisata  kebudayaannya. Kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa dan cipta manusia (Selo Soemarjan, dkk). Kebudayaan disuatu daerah biasanya mengandung kearifan lokal yang wajib dilestarikan.  Keragaman budaya merupakan salah satu bentuk kekayaan Indonesia. Nilai budaya yang bisa dilihat di Tidore, diantaranya adalah:

Paji Dama Nyili-nyili (Obor negeri-negeri)
Kegiatan Paji Dama Nyili-nyili biasanya dilaksanakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Tidore. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengenang sejarah semangat perjuangan Sultan Nuku dan pasukannya pada tanggal 12 April 1797.

Lufu Kie
Lufi Kie biasanya diperingati dengan cara mengelilingi Pulau Tidore dengan diikuti ritual ziarah ke makam para Waliyullah. Makna dari Budaya Lufu Kie ini merupakan Perjalanan Laut Ritual Adat “Hongi Taumoy se Malofo” Kesultanan Tidore sebagai bentuk rasa syukur Sri Sultan Se Bobato atas terciptanya Keamanan, Kedamaian dan Ketentraman dalam Masyarakat Tidore.

Bambu Gila “Baramasuwen”
Merupakan sebuah atraksi budaya yang ada di Tidore dengan menggunakan sebatang bambu dengan panjang kurang lebih 4 ruas, sabut kelapa, kemenyan dan bara api.

Tarian Soya-soya
Tarian ini lahir karena  pada zaman dahulu biasa dilaksanakan untuk melepas dan menyambut pasukan yang pergi atau kembali dari medan perang

Taji Besi / Ratib
Merupakan ritual semacam pengajian yang berisi puji-pujian kepada para nabi, rasul dan para imam yang diiringi dengan irama tabuhan rebana yang merdu

Salai Jin
Merupakan ritual pengobatan tradisional dengan perantara makhluk jin. Ritual ini maknanya adalah sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Maha Kuasa karena telah menyembuhkan penyakit.


Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan perjalanan sejarahnya. Melalui peninggalan dari tempat-tempat bersejarah ini, kita sebagai generasi masa sekarang masih tetap bisa mengetahui tentang keadaan di masa lalu. Di Tidore ada beberapa tempat bersejarah yang bisa dikunjungi sekaligus sebagai wisata edukasi, diantaranya adalah:

Kedaton Kesultanan Tidore
Tempat bersejarah ini merupakan tempat tinggal dari para sultan dan keluarganya. Lokasi dari Kedaton Kesultanan Tidore ini berada di Kelurahan Soasio Kecamatan Tidore.

Mesjid Kesultanan
Lokasinya berdekatan dengan Kedaton Kesultanan Tidore yaitu berada di Kelurahan Soasio Kecamatan Tidore. Mesjid ini didirikan pada tahun 1.700 M.

Museum Sonyiye Malige
Di museum ini terdapat koleksi peninggalan Kesultanan Tidore, diantaranya adalah Al-Qur’an tulisan tangan dari Qalem Mansur pada Tahun 1657 M.

Benteng Tore
Benteng ini dbangun oleh bangsa Portugis ketika menjajah Tidore. Letaknya berada 50 meter dari Bangunan Kedaton Kesultanan Tidore.

Benteng Tahula
Letaknya berada 100 meter dari Bangunan Kedaton Kesultanan Tidore. Benteng ini merupakan benteng peninggalan bangsa Portugis.

Tugu Peringatan Kedatangan Bangsa Spanyol
Tugu ini berada di Kelurahan Rum. Dibangun untuk memperingati Kedatangan Bangsa Spanyol ke Tidore , yaitu Juan Sebastian El Cano beserta awak kapal Trinidad dan Viktoria.

Darmaga Kesultanan
Darmaga ini dibangun pada abad ke 16M oleh Sultan Syafrudin (Jou Kota) setelah perpindahan Ibu Kota Kesultanan dari Toloa ke Limau Timore Soasio.


Nah, itulah beberapa kekayaan wisata alam, budaya dan peninggalan sejarah yang ada di Tidore. Karena saya belum pernah ke Tidore, informasi yang saya rangkum dalam tulisan di Blog ini bersumber dari berbagai sumber di internet. Sebagai sumber tulisan diantaranya adalah website resmi pemerintah Kota Tidore Kepulauan (www.tidorekota.go.id), website annienugraha.com , instagram @visit.tidoreisland dan juga dari sumber lainnya.

Semoga suatu saat saya bisa mengunjungi Tidore. Dan bisa menceritakan langsung pengalaman dan perasaan selama di Tidore kepada dunia melalui blog ini. Menceritakan betapa Indah, Kece dan Kerennya Indonesia.  Ternyata karena pesona alamnya Indonesia bisa berkilau. Indonesia yang dijuluki jamrud Khatulistiwa. Dan salah satu jamrud yang berkilaunya adalah Pulau Tidore.  

Visit Tidore Island Yuk !!... Dan rasakan sendiri sensasinya ketika berkunjung ke Tidore.



 Selayang Pandang Gambaran Wisata Alam, Budaya dan Sejaah di Tidore dapat dilihat dari foto dibawah ini. (Sumber gambar: berbagai sumber)
 
Sumber gambar : detik.travel.com

sumber gambar : aktual.com


Sumber gambar : tripadvisor.com


Sumber Gambar : Indoensiakaya.com

sumber gambar : IG @visit.tidoreisland


Daftar Pustaka:
http://annienugraha.com/tidore-dalam-balutan-sejarah-kesultanan-tidore/
http://tips-wisata-indonesia.blogspot.co.id/2015/06/kota-tidore-tempat-wisata-provinsi.html
http://www.tidorekota.go.id







Mar 9, 2017

Harus Bisa Berlapang Dada



Harus Bisa Berlapang Dada” adalah sepenggal kalimat yang ada dalam lirik lagu dari Sheila On 7 yang berjudul Lapang Dada. Beberapa tahun kebelakang, saya memang kudet alias kurang update dengan lagu-lagu terbaru baik itu lagu Indonesia ataupun mancanegara. Lagu dengan judul Lapang Dada ini baru saya dengar satu kali, tapi saya langsung suka. Lirik dan aransemennya cukup bagus.

Jika melihat dari video clipnya, lagu ini menceritakan tentang orang yang harus berlapang dada ketika putus cinta ditinggal menikah oleh orang yang disayanginya. Tapi saya tidak akan membahas itu. Yang menarik dari lagu ini adalah kalimat “Harus Bisa Berlapang Dada”. Menurut saya ini adalah nasihat untuk kita semua. Kita harus bisa berlapang dada dalam segala hal. Bukan hanya dalam hal percintaan saja.

Bagi saya, ini adalah nasihat yang bagus. Dalam menjalani hidup kita harus bisa berlapang dada. Karena dengan lapang dada, hati akan menjadi lebih tentram.

Dua minggu yang lalu, saya pergi mengantar ibu ke tanah abang untuk membeli barang untuk dijual lagi. Barang yang dibeli lumayan banyak. Mungkin sudah takdir, dua barang yang sudah dibeli, ketika sampai di rumah, tidak ada. Ntah barang ini hilang, ntah barang ini tertinggal, atau ntah barang ini terjatuh.

Ini adalah keteledoran saya. Jadi saya harus mengganti barang yang hilang itu kepada ibu saya. Saat itu kondisi keuangan saya pas-pasan, maklum akhir bulan.. hehe. Jadi memang tidak niat membelanjakan uang, hanya niat mengantar ibu saja. Supaya ibu saya tidak kecewa, akhirnya saya mengganti dengan uang tabungan (habislah uang yang ditabung untuk liburan, hehe).

Disini saya agak nyesek juga, uang lagi pas-pasan, tapi saya harus mengganti barang yang hilang. Saya sempat berfikir, apakah saya kurang sedekah? Atau apakah ada hak orang lain? Atau memang ini adalah ujian supaya saya belajar lapang dan ikhlas jika kehilangan.

Akhirnya saya ingat, saya memang berniat bersedekah, atau menyisihkan uang untuk diberikan kepada orang lain. Tapi saya menunda-nunda niat ini. Akhirnya melayang deh sejumlah uang yang sama dengan saya niatkan untuk diberikan. Supaya tidak terjadi kehilangan lagi, saya menyegerakan niat ini. Alhamdulillah bisa terlaksana.

Dari kejadian ini saya banyak-banyak beristighfar, supaya hati tidak panas, sesak dan ngenes karena sudah menghilangkan barang belanjaan ibu.. Saya pasrakan untuk mengikhlaskan yang hilang. Dan mudah-mudahan barang itu bermanfaat bagi siapa saja yang menemukannya. Disini saya menghibur diri sendiri semua milik Allah dan akan kembali kepada Allah.


Mungkin ini adalah peringatan dan teguran dari Allah. Allah masih menyayangi saya dengan mengingatkan melalui kejadian kehilangan ini. Semoga  Allah membersihkan rejeki yang saya nikmati selama ini. Seperti lirik lagu tadi, saya “harus belajar berlapang dada dan mengambil hikmahnya”. Supaya hati ini tentram dan lebih ikhlas menjalani hidup.

Mar 8, 2017

Kailan bagi Kesehatan dan Kemudahan Menanamnya



Kailan adalah sayuran daun kedua yang saya sukai setelah Pakcoy. Rasa sayuran ini enak di lidah, tidak pahit, terasa segar dan ranum. Saya biasa memasak sayur kailan ini hanya dengan menumis sebentar hingga layu dengan bumbu irisan bawang putih dan sedikit garam. Rasanya sederhana, tapi bisa menambah nafsu makan loh.
                         
Saya sarankan sebaiknya kita mengetahui manfaat dari makanan yang kita makan. Sehingga badan kita tetap sehat dan tidak mudah sakit. Nah ketika saya mulai jatuh cinta dengan sayuran yang satu ini, saya mencari tahu dong manfaatnya.

Nah ini lah beberapa manfaat dari Kailan untuk kesehatan tubuh (http://manfaat.co.id/manfaat-sayur-kailan)
  1. Menurunkan resiko kanker
  2. Membantu menurunkan kolesterol
  3. Baik di konsumsi ibu hamil
  4. Membantu menjaga kesehatan kulit
  5. Membantu menurunkan berat badan
  6. Membantu menjaga kesehatan otak
  7. Membantu menurunkan resiko diabetes
  8. Membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi
  9. Membantu mencegah sembelit
  10. Mencegah anemia
  11. Mencegah pembekuan darah
  12. Membantu menjaga kesehatan mata


Ternyata Kailan yang sering saya makan, banyak sekali manfaatnya untuk menjaga kesehatan tubuh. Apakah anda tertarik untuk lebih sering mengkonsumsi Kailan? Kalau saya sih suka banget makan sayur kailan ini.

Nah, karena harga sayuran di pasaran kadang berfluktuasi,  dan juga keamanan pangannya tidak selalu 100%  terjamin, saya menyarankan untuk menanam sendiri Kailan ini. Gampang ko nanamnya. Yang ingin berhemat dan sayuran yang lebih aman, bisa menanamnya sendiri dengan memanfaatkan pekarangan rumah.

Awalnya sayuran Kailan ini tumbuh tanpa sengajan di pekarangan rumah saya. Ada dua tanaman berdaun lebar, mulus permukaan daunnya serta agak mengkilap. Saya sempat mengira ini sejenis tanaman liar atau gulma.  Lalu saya coba bertanya ke beberapa teman, dan mencari tahu melalui internet. Ternyata yang awalnya saya sangka tanaman liar ini adalah sayuran daun yang bernama Kailan. Mungkin Kailan ini tumbuh karena terbawa dari kotoran burung yang jatuh di pekarangan rumah saya. Lumayan juga sih ga usah repot-repot nanam, hehe.

Dari dua tanaman Kailan ini, setiap tiga hari saya bisa memanen daunnya. Lumayan bisa dimasak untuk satu mangkok kecil. Masa hidup tanaman ini cukup lama juga, hampir 6 bulan saya bisa memetik daun dari dua pohon, sampai akhirnya pohon ini mati. Meskipun demikian, karena saya sangat menyukai sayuran ini, saya beberapa kali menanam lagi. Bukan ketidaksengajaan dari burung lagi yah, hehe.

Menanam sendiri Kailan ini  ternyata cukup mudah loh. Prinsipnya hampir sama seperti menanam Pakcoy. Silakan bisa baca disini Manfaat dari Kebaikan Pakcoy dan Kemudahan Menanamnya.
Perawatannya tidak merepotkan, paling sering-sering saja menyiangi gulma yang tumbuh disekitaran Kailan, supaya tidak berebutan nutrisi. Jadi Kailan yang ditanam tumbuh dengan sehat dan subur.


Menanam Kailan sendiri yuk di pekarangan kita, mudah ko ga sulit. Silakan di coba yaaa ...

Mar 7, 2017

Waspadai Demam dan Hilang Nafsu Makan Pada Kucing

Phow, kamu memang cuma seekor kucing, tapi bagi saya kamu adalah kucing yang istimewa


Phow, seekor kucing Persia yang lucu dan menggemaskan. Selalu menghibur dengan tingkahnya. Sekarang Phow sudah tiada. Phow meninggal dunia, pada hari kamis, tanggal 23 februari 2017, pukul 01.35 dini hari. Walaupun hanya 16 bulan bersama Phow, tapi kenangan bersama Phow, sangat membekas di hati.

Biasanya saya tidak terlalu khawatir jika kucing saya, demam (agak panas) atau tidak mau makan. Tidak khawatir disini bukan berarti saya membiarkan. Phow sebelumnya pernah sakit demam, ketika masih kecil (berumur 6 bulanan). Dia diam saja, dan tidak mau makan. Saya tidak langusng membawanya ke dokter hewan, tapi saya memberi sedikit paracetamol dan larutan madu. Saya memberi obat manusia  dan  madu setelah saya membaca di internet,  informasi pengalaman para cat lover dalam mengobati kucingnya sebelum membawa ke dokter hewan. Alhamdulillah dua hari kemudian, Phow sehat lagi dan nafsu makannya banyak lagi.

 Kurang lebih dua minggu yang lalu badan Phow demam, dan tidak nafsu makan, saya tidak mengira ini merupakan gejala bahwa Phow akan pergi untuk selamanya, alias meninggal dunia. Hiks... Ternyata upaya yang saya lakukan seperti waktu Phow masih kecil, tidak berhasil kali ini.


Kronologis Kematian Phow.

Sebelum saya pulang ke bandung, pada hari jumat tanggal 17 februari 2017, Phow masih baik-baik saja, lincah dan makannya masih gembul. Sebelumnya pada hari kamis malam, saya tiba-tiba mengkhawatirkan kucing saya, ketika saya sedang browsing informasi beasiswa S2 di internet.

Sempat terfikir, jika saya nanti kuliah lagi dan harus pergi dari Bogor, siapa yang akan merawat kedua kucing saya ini? Saya tidak mau merepotkan orang tua atau saudara untuk merawat kucing ini. Rasa sayang dan perhatian dalam memelihara kucing mereka pasti akan berbeda dengan saya. Dan saya juga tidak mungkin memberikan kedua kucing saya kepada orang lain juga  jika saya pergi meninggalkan Bogor. Saya sangat menyayangi kedua kucing itu. Itu adalah selintas lamunan saya akan kehidupan kucing-kucing saya, jika saya tidak bisa merawat mereka lagi.

Pada malam itu, Phow dan Phiu masih tidur seperti biasa di kamar. Pagi harinya seperti biasa membangunkan saya, karena ingin buang air. Saya langung memindahkan ke tempat yang ada pasir untuk kotoran kucing. Karena saya akan pergi ke Bandung selama dua hari, saya meninggalkan persedian makanan untuk dua hari, supaya kedua kucing tidak kelaparan. Sambil mengelus mereka, dihati saya berucap, Phow, Phiu sehat dan Panjang umur Yah, temanin saya maksimal 16 tahun. Lalu saya pergi meninggalkan mereka menuju Bandung.

Dua hari kemudian, setelah dari Bandung dan tiba kembali di Bogor. Phiu dan Phow masih sehat, dan aktif seperti biasa. Malamnya mereka tidur di kamar saya juga. Dan subuh sepeti biasa membangunkan saya, namun disini tubuh Phow agak panas. Kasur bekas Phow tidur juga terasa hangat. Firasat sih gak enak, tapi saya punya keyakinan Phow baik-baik saja dan kalau Cuma demam pasti sembuh lagi kok seperti dulu. Saya berniat menberikan obat sementara setelah saya pulang kerja.

Ternyata Pagi itu Phow muntah, sekali di dapur sekali di garasi, tapi saya tidak tahu. Namun saya menduga Phow muntah karena sebelumnya saya melihat dia makan rumput. Jadi saya tidak terlalu khawatir juga, karena dia memang sering makan rumput.

Di hari yang sama, setelah pulang kerja, saya langsung mencari Phow untuk memberi obat, tapi Phow tidak ada. Saya pikir dia sedang main keliling komplek, biasanya menjelang magrib suka pulang. Tapi setelah magrib lewat, tidak seperti biasanya, Phow tidak pulang. Disini saya mulai khawatir. Sampai jam 12 malam saya tunggu, Phow belum pulang juga.

Saya berharap pagi hari Phow sudah ada di depan Pintu rumah, tapi ternyata tidak pulang juga. Saya putuskan pergi kerja seperti biasa, dan pulang tidak terlalu sore untuk mencari Phow keliling komplek. Kebetulan di rumah sedang ada orang tua berkunjung, menurut mereka Phow sempat pulang dan pergi main lagi. Setelah pulang kerja, saya langsung umumkan di WhatApp grup tetangga, apakah ada yang melihat Phow? Tiga orang tetangga ada yang melihat, disini saya mulai agak tenang, karena Phow ada dan tidak hilang.

Meskipun demikian, saya tetap mencari Phow, dan menunggu Phow pulang. Akhirnya di waktu Ashar Phow pulang, tampak lemas dan jalan sempoyongan. Badannya panas dan kotor. Saya bersihkan Phow dengan memandikannya dengan air hangat. Ketika memandikan Phow, tiba-tiba saya merasa sedih, saya merasa Phow akan mati. Hati saya tidak karuan.  Karena Phow tampak lemas dan diam saja ketika dimandikan. Dia malah tertidur di lantai kamar mandi. Biasanya jika sedang sehat, Phow  tidak mau diam dan memanjat badan saya. Tapi hari itu tampak lain. Sikapnya seperti kucing saya sebelumya yang mati pada tahun 2007. Entah kenapa, selama memandikan Phow, hati rasanya sedih sekali... dan tiba-tiba mata meneteskan air mata.

Phow tampak lemah, lalu saya keringkan dan saya selimuti dengan handuk. Lalu saya beri dia setengah paracetamol yang dilalarutkan dalam setengah gelas  air hangat, dicampur madu dan propolis. Lalu saya berikan beberapa mili ke mulutnya dengan pivet, dan berharap Phow sembuh.

Saya juga sempat berdiskusi dengan tetangga saya lulusan kedokteran hewan, sebaiknya diberi minum air atau diinfus di dokter hewan supaya tidak dehdrasi karena tidak pulang ke rumah dua hari.  Untuk diinfus tidak mungkin, karena malam itu juga hujan deras, jadi saya suapi Phow dengan larutan kurma. Karena saya membaca kurma ini baik untuk demam. Dan bisa menambah nafsu makan juga.

Ketika disuapi air kurma, Phow tidak menolak, dia menelan semua larutan kurma yang saya berikan. Disini saya punya harapan, bahwa Phow pasti akan sembuh. Jika besok pagi tidak sembuh, saya berniat untuk membawanya ke Dokter Hewan.

Tapi entah kenapa, sikap Phow, sama percis seperti kucing saya yang mati pada tahun 2007 lalu. Disini saya benar-benar takut. Takut Phow mati. Saya sangat menyayangi Phow, saya tidak mau kehilangan Phow. Pandangan mata phow tampak kosong, nafas nya berat dan panjang. Dia tidak mau diselimuti handuk. Dia berjalan dan tiduran di lantai.

Tapi saya masukan kembali ke keranjang agar hangat. Disini Phow sering menghela nafas panjang. Lalu saya memeluk Phow.  Saya masih berdoa, berharap semoga Phow bisa bertahan sampai besok pagi. Tapi hati kecil saya mengatakan Phow sepertinya akan meninggal. Air mata saya tidak terbendung, terus menetes, karena melihat Phow tampak kesakitan. Mungkin dia sedang mengalami sakaratul maut saat itu.

Meskipun Phow Cuma seekor kucing, saya berada disamping Phow, membacakan surat Yasin, Al-fatihah dan kalimat dzikrullah yang lain, dengan harapan Phow sembuh lagi, atau Phow tidak merasa kesakitan ketika sedang menghadapi sakaratul maut. Dari magrib sampai dini hari saya temani Phow, saya tidak bisa tidur malam itu.

Menjelang nyawa nya dicabut, anus Phow mengeluarkan darah. Perih hati ini melihat Phow seperti itu, kemudian Phow mulai mengeong keras, lalu muntah dan akhirnya Phow meninggal dunia tepat pukul 1.35 dini hari di tanggal 23 februari. Hati ini sedih sekali. Saya tidak bisa menahan tangis. Saya tdak menyangka Phow pergi begitu cepat. Padahal dua hari yang lalu masih baik-baik saja.

Setelah Phow tidak bernyawa lagi, saya bungkus Phow dengan kertas, lalu saya kuburkan di pekarangan depan rumah. Semoga jasad Phow bisa menjadi sumber nutrisi untuk tanaman  yang ada di pekarangan. Dari tanah kembali menjadi tanah.

Selamat Jalan Phow, kamu sudah memberi kebahagian selama 16 bulan. Selamat jalan Phow, Allah mengambilmu kembali, mungkin karena saya tidak akan selalu ada untuk mu Phow.  Semoga kamu bisa mnjadi saksi untuk saya di hadapan Allah ya Phow, bahwa saya sudah merawatmu dari kecil dan sangat meyayangimu Phow. Meskipun kadang kamu suka pipis atau buang air sembarangan jika saya tidak bangun tepat waktu.

Phow, sebagai kucing, kamu adalah rejeki terindah yang saya dapat dari Allah. Kamu sudah rajin membangunkan saya untuk sholat subuh, kamu menemani saya beraktivitas sehari-hari di rumah. Kamu selalu ada dan memberikan suasana yang hangat di rumah. Mengibur jika saya sedang BT, menghilangkan rasa takut dimalam hari, menepis sepim dan masih banyak lagi.



Kadang sedih dan air mata ini menetes jika ingat kamu Phow. Dan Phiu, saudaramu si kuing kampung tidak ada yang menemani jika saya sedang bekerja. Semoga kamu masuk surga ya Phow, dan kita bisa bertemu lagi. I Love U and I Miss U... Phow... Rest In Peace.


Belajar dari pengalaman ini, untuk kedepannya, saya harus lebih tanggap jika kucing saya sakit. Jangan sampai menganggap biasa jika kucing  demam atau tidak nafsu makan. Dan saya harus menyisihkan uang lebih, untuk biaya berobat kucing, supaya jika sakit bisa langsung dibawa ke dokter Hewan.  Semoga ada rejekinya lagi... aamiin.